Pada tahun 1998, Sejumlah 174 orang (versi Kompak, Komunitas Pencari Keadilan, sebuah tim pencari fakta dari Surabaya) dibantai di kawasan Banyuwangi, Jawa Timur. Korban adalah orang yang dituduh sebagai dukun santet, yang realitas sehari-hari adalah ulama, guru mengaji, atau pengelola pondok pengajian.