No image available for this title

Digital_Files

Perlawanan Perempuan di Konflik Perkebunan Sawit Skala besar di Sumsel dan Kalbar



Angka statistik tentang hilangnya tanah dan rusaknya sumberdaya alam di Indonesia sangat tinggi. Forest Watch Indonesia, sebuah LSM yang menangani isu-isu kehutanan memprediksikan bahwa sejak tahun 1950 sampai 2000-an, hampir 70% hutan primer di Indonesia telah mengalami perusakan. Ini diakibatkan kerena penebangan hutan Skala besar dengan tujuan konsesi kehutanan, dalam hal ini adalah perkebunan kelapa sawit Skala besar, hutan tanaman industry (HTI) dan pengolahan kayu.
Jelas bahwa pihak yang mengalami kerugian akibat konsesi tersebut adalah masyarakat yang tinggal disekitar hutan dan perkebunan, yaitu masyarakat adat termasuk perempuan. Selama ini perempuan merupakan kelompok yang jarang dilibatkan dalam proses pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah dan perusahaan. Mereka hanya dianggap sebagai 'pekerja' daripada 'pemikir', karena hanya dilibatkan dalam kerja setelah keputusan diambil.


Ketersediaan

5374-20165374-2016Elsam LibraryTersedia

Detail Information

Judul Seri
-
No. Panggil
5374-2016
Penerbit ELSAM : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Other version/related

No other version available


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this


Gugus Pencarian


Membuat gugus pencarian ...